JANGAN TINGGALKAN YERUSALEM   Leave a comment

Kisah Para Rasul 1:4 Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang — demikian kata-Nya — “telah kamu dengar dari pada-Ku. 1:5 Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.”

Pesan sekaligus perintah serta janji Tuhan Yesus kepada murid-mrid-Nya pada saat-saat terakhir menjelang Tuhan Yesus  terangkat ke sorga sepertinya meninggalkan masalah baru bagi murid-murid-Nya. Yesus menyuruh mereka untuk tidak meninggalkan Yerusalem. Pada saat itu justru Yerusalem ada dalam kemelut. Bagi murid-murid Yesus, Yerusalem bukanlah tempat yang nyaman, karena mereka harus berhadapan dengan semua kaum elit politik, pemerintah, dan agama, para imam kepala dan ahli-ahli Taurat. Mengapa Yesus tidak mengarahkan mereka ke tempat yang lain, yang mungkin lebih aman? Bukankah Yerusalem masih bergejolak dengan berita kebangkitan Yesus yang tidak diakui oleh kelompok elit agama Yahudi?

Ada pelajaran yang sangat berharga dari peristiwa ini, di mana ada saatnya Tuhan menempatkan kita pada zona yang tidak aman dan tidak nyaman. Ada saatnya kita harus dikelilingi dengan masalah yang begitu berat.

Secara historis, ternyata di tempat ini juga Allah pernah menyuruh orang yang begitu mengasihi Dia untuk melakukan sesuatu yang paling berat – Abraham disuruh membawa Ishak anak semata wayang untuk dikorbankan. Bukankah hal ini menjadi masalah yang serius bagi Abraham? Secara manusia haruslah mencari alternatif yang lain untuk kenyamanan. Namun Abraham tidak memandang perintah itu sebagai polemik bagi dirinya dan keluarganya. Ia memegang teguh janji-janji Allah. Selanjutnya, pada waktu bangsa Israel telah menduduki tanah Kanaan di bawah pimpinan Yosua, ternyata bagian terpenting dari tanah perjanjian ini masih ada dalam kekuasaan orang Yebus.  Para penduduk pertama kota ini (dulu namanya Ur-salem), yaitu kaum Yebus, tinggal di bukit di sebelah selatan Bait Suci; tempat itu bernama Ofel. Pada tahun 1000 SM, kota mereka ditaklukkan oleh Raja Daud. Di Bukit Muria yang dibelinya dari kaum Yebus, Daud mendirikan sebuah mezbah bagi Allah, lalu memindahkan Tabut Perjanjian ke sana. Salomo, anak Daud, juga memilih Bukit Moria sebagai tempat Bait Suci I yang didirikannya pada tahun 950 SM. Sehingga Daud pernah mengungkapkan apa puncak sukacitanya; “Jika aku melupakan engkau, hai Yerusalem, biarlah menjadi kering tangan kananku; biarlah lidahku melekat pada langit-langitku, jika aku tidak mengingat engkau, jika aku tidak jadikan
Yerusalem puncak sukacitaku!”
(Mzm 137:5-6)

Yerusalem bukanlah semata-mata kota yang menakutkan, tapi justru kota yang disiapkan oleh Allah sebagai tempat kediaman-Nya. Kisah Para Rasul 1:6 Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: “Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?”

1:7 Jawab-Nya: “Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. 1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Tuhan menghendaki semua umat-Nya menjadi pemenang dan memperoleh janji-janji-Nya setelah bertahan dalam kondisi yang tidak menyenangkan. Tidak jarang di rumah kita seperti ada di dalam neraka. Anak-anak mau berontak minggat dari rumah, istri mau pergi tinggalkan suami, suami mau tinggalkan istri dan anak-anak. Jika di dalam rumah ada persoalan, apakah tindakan meninggalkan rumah adalah jalan keluarnya? Jika di gereja ada persoalan, apakah kita harus tinggalkan gereja atau persekutuan? Yesus berpesan, “Jangan tinggalkan Yerusalem.” Dia akan memberikan kuasa jika Roh Kudus turun atas kamu. Haleluya… AMIN!!!

Posted May 19, 2012 by POS GPdI IMMANUEL PANCURAN 9

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: