Air Kehidupan 1   Leave a comment

Yohanes 2:7 Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: “Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air.” Dan mereka pun mengisinya sampai penuh.

Yohanes menceritakan sejumlah cerita untuk mengungkapkan siapa Yesus. Tiga dari empat kisah pertama yang menjelaskan siapa Yesus itu ada kaitannya dengan air. Dalam cerita pernikahan di Kana (Yohanes 2) yaitu air yang diubah menjadi anggur.

Air Perkawinan (Yohanes 2:1-5). Ada masalah yang dihadapi pada awal perkawinan di Kana, yaitu kehabisan anggur. Dari masalah kehabisan anggur, Yesus memperlihatkan adanya perubahan yang begitu besar; mengadakan anggur bukan dari bahan baku yang biasanya, namun ia mengubahkan air menjadi anggur. Air banyak diartikan sebagai Firman Allah. Apa yang dikatakan Yesus kepada ibu-Nya, “saatKu belum tiba” atau “Bukan saat yang tepat”, kelihatannya sangat kontradiktif dengan situasi yang begitu darurat pada saat sedang melangsungkan pesta pernikahan. Namun demikian, ibu Yesus tidak memperlihatkan reaksi kekecewaannya, tapi justru mengatakan kepada pelayan-pelayan di situ agar lakukan apa yang Dia perintahkan, mengisi enam tempayan itu penuh dengan air. Ini berbicara kehidupan kita harus diisi penuh dengan Firman Tuhan. Hasil kepenuhan Firman Tuhan itu akan membawa perubahan yang besar, yang sangat menyukakan bagi kita dan semua orang di sekitar kita. Oleh kepenuhan Firman Tuhan, kita dapat meraih berkat melebihi apa yang biasa kita miliki.

Posted January 5, 2012 by POS GPdI IMMANUEL PANCURAN 9

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: